Friday, November 14, 2008

suatu saat akan berontak


dasar gila
segitu saja tak bisa
bukankah mereka telah bisa
kalo mereka bisa kamu juga
contohlah mereka
lakukanlah seperti mereka
kalo bisa
lebih baik dari mereka
jangan mau kalah
tunjukkan kemampuanmu
semuanya ada didirimu
hanya saja
kau belum tahu
bagaimana membongkar semua
yang terpendam dalam dada
yang terpendam dalam jiwa
suatu saat akan berontak

tak pernah berhenti bercinta


tidak juga bisa berbeda
selalu dengan nada yang sama
bagaimana sih ilmunya
agar tidak begini selamanya
dan aku emnunggu seperti biasa
tak pernah mau berusaha
mencari membuka rahasia
banyak sekali milik mereka
yang membuatku cemburu buta
hatiku merana dan merana
dan disanalah dia
terpampang di depan mata
ingin sepertinya
yang bisa melanglang buana
pergi kemana saka
dengan siapa saja
tak pernah berhenti bercinta

kembalikan duluku


yang kunanti sudah tiba
tapi apa yang terjadi
aku sendiri ingkar janji
kulaknati semua
kuacuhkan mereka
segalanya terasa membebani
aku lelah
kuingin semua pergi
kuingin mudahnya dulu lagi
segalanya membuatku takut
sedikit saja kau sentuh
aku terperanjat
ku loncat setinggi langit
ku terhempas ke jurang
kucoba bangkit
namun semua masih kelam
terasa suram
kapan semua bisa
kembalikan duluku

lari tunggang langgang


hampir mulai
namun belum melangkah
sudah keburu undur diri
segalanya tampak mudah
awalnya aku tertipu
nyatanya semua susah
namun aku terlanjur masuk
sudah kepalang basah
susah untuk kering lagi
matahari sedang bersembunyi
entah kapan bersinar lagi
hanya angin semilir
yang membantu menyejukkan
hatiku yang sedang panas
bagaikan magma bumi
tertutup bebatuan gunung
menggelegar
menggetarkan semua
menakutkan mereka
lari tunggang langgang

aku di sini


kebakaran lagi
semuanya berapi
semuanya panas
dari ujung kaki
ke ujung rambut
tak ada jeda
semua membara
semua karena kau
tapi kau tak tahu
kau hanya melenggang saja
di depanku semaumu
bersama dia
yang semakin membuatku
terjerembab terpuruk
dalam sendiriku
ingin ku berteriak
aku di sini

dan kapan berakhir


aku melihatnya dan aku menginginkannya
aku ingin pergi dari sini
jauh sekali
ke negeri impian
impian semua orang
namun tak ada yang mau
membawaku kesana
mengantarku kesana
menjemputku kesana
aku selalu menunggu
aku tak bisa memulai
langkah pertama
yang terasa bagai mimpi
aku tak tahu
apa bagaimana
semuanya berawal
dan kapan berakhir

cur jumat


cur jumat
bangun siang lagi. terus bakar cd.siangnya jumatan.(berdoa semoga lancar tesisnya. dari kemran doanya tesis mulu. aku bener2 ketakutan ma tesisku sendiri. susahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh). pulangnya bikin sajak. terus ke kantor pos ngirim sajak buat kompas n sumer(lord make my poems published pls).di kantor pos banyak banget yg ngelamar pns. terus berangkat kerja de.

cur kamis


cur kamis
bangun siang(yaiyalah kan libur). ke laundry. terus pendi datang. kutinggal pergi. ke kantor pos, ngeposin lamaran pns(lord make me accepted pls). terus ke bengkel motor, nyervisin, udah dua bulan. gak mudeng motor babarblas. jadi kupasrahkan segalanya pada montir. semoga aja ga ketipu. pulangnya si pendi masih da. nonton bfku. ihhhhhhhh. satu sisi benci ma dia krn ga minta ijin. satu sisi biasa ja, takut kehilangan teman. terus dia pulang. katanya mau kuliah sore. syukur deh. terus ke ezy pinjam cd. pulangnya langsung ditonton. sampe buka puasa(alhamdulilah berhasil puasa lagi). terus nonton lagi deh. malamnya mau jalan ma pendi, dianya ga bisa. ya udah nonton film lagi nyampe ketiduran