Monday, December 22, 2025

Let this pain become a lesson,

 



When he asked,
all I could say was, “I don’t like it.”
My mind screamed in silence:
So full of himself. A flatterer.
Only wanting to look smart in the teacher’s eyes.

God, hear my prayer,
wipe away all the darkness clinging to my heart.
God, protect me from those who wish me harm,
from every ill intention that surrounds me.

All these thoughts arise
because of the wounds he left in the past,
his actions maddening,
making my heart silently bleed.

God, guide me,
teach me to hold back my anger,
give him a just return,
not from my hands, but from Your justice.

Let this pain become a lesson,
not a prison for my soul.
Let me stand tall,
even when the world treats me unfairly.

proses ibadah haji

 


haji



Hari / Waktu

Lokasi

Prosesi Ibadah Haji

Keterangan

Doa / Dzikir

Sebelum Haji

Miqat

Ihram

Niat haji, memakai pakaian ihram, larangan tertentu mulai berlaku

Niat ihram: “Labbayka Allahumma Hajj…”Talbiyah: “Labbayka Allahumma labbayk, labbayka laa syarika laka labbayk…”

Setibanya di Makkah

Masjidil Haram

Tawaf Qudum

Mengelilingi Ka'bah 7 kali, mulai dari Hajar Aswad

Mulai dari Hajar Aswad: “Bismillahi Allahu Akbar”Dzikir: “SubhanAllah, Alhamdulillah, Allahu Akbar”Doa pribadi

Setibanya di Makkah

Safa-Marwah

Sa’i

Berjalan/berlari kecil 7 kali antara Safa dan Marwah

Doa di Safa dan Marwah, dzikir: “Rabbighfir warham wa anta khayru ar-rahimeen”

9 Dzulhijjah

Padang Arafah

Wuquf di Arafah

Puncak ibadah haji, wajib bagi sahnya haji

Dzikir dan doa: “La ilaha illallah wahdahu la syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli shay’in qadir”Doa pribadi sepanjang siang

Malam 9 Dzulhijjah

Muzdalifah

Mabit & Ambil Batu

Menginap semalam, shalat Maghrib & Isya, mengambil batu untuk jumrah

Dzikir malam: tasbih, tahmid, takbirDoa saat ambil batu: “Bismillah, Allahu Akbar”

10–12 Dzulhijjah

Mina

Melempar Jumrah (Rami al-Jamarat)

Melempar 3 jumrah dengan 7 batu kecil tiap jumrah

Saat melempar tiap batu: “Bismillah, Allahu Akbar”Doa: “Ya Allah, aku menjauhi dosa dan syetan”

Setelah Jumrah Aqabah

Mina / Makkah

Tahallul

Memotong rambut/bercukur, menandai sebagian larangan ihram berakhir

Dzikir dan doa ringkas: “Alhamdulillah”, “Allahu Akbar”

Sebelum meninggalkan Makkah

Masjidil Haram

Tawaf Wada’

Tawaf perpisahan 7 kali mengelilingi Ka'bah

Mulai dari Hajar Aswad: “Bismillahi Allahu Akbar”Dzikir dan doa pribadi agar haji diterima, dosa diampuni, keselamatan pulang


larangan

No

Larangan Ihram

Keterangan

Dampak / Tebusan (Dam)

1

Hubungan suami-istri

Tidak boleh bersentuhan, berciuman, atau berhubungan seksual

Jika dilakukan, wajib berkurban hewan (domba, kambing, unta, atau sapi) tergantung aturan syariat

2

Membunuh atau menyakiti makhluk hidup yang halal

Dilarang berburu atau membunuh hewan halal

Harus membayar tebusan berupa menyembelih hewan atau memberi makan fakir miskin

3

Memotong rambut atau kuku

Tidak boleh memotong rambut atau kuku sampai tahallul pertama

Harus membayar dam (tebusan) sesuai syariat

4

Menggunakan parfum atau wewangian

Tidak boleh memakai minyak wangi, sabun beraroma, parfum

Tidak menimbulkan dam, tetapi harus segera menghentikan penggunaan

5

Memakai pakaian jahitan (khusus pria)

Pria hanya boleh memakai dua lembar kain ihram tanpa jahitan

Jika memakai pakaian jahitan, wajib dam (menyembelih hewan atau memberi makan fakir miskin)

6

Menutupi kepala atau wajah (khusus pria)

Pria tidak boleh menutupi kepala atau wajah

Tidak menimbulkan dam, cukup menghentikan tindakan

7

Berburu atau merusak tanaman / alam

Dilarang mengambil atau merusak pohon, bunga, atau tanaman di wilayah Haram

Harus membayar dam berupa menyembelih hewan atau memberi makan fakir miskin

8

Perbuatan dosa / maksiat

Termasuk berkata kotor, mengumpat, berbohong, menipu

Tidak membatalkan haji, tapi berdosa; dianjurkan segera bertaubat

9

Larangan khusus wanita

Menutup wajah dengan cadar jika tidak ada alasan syar’i

Tidak membatalkan haji, cukup menyesuaikan pakaian sesuai syariat


tata cara umroh

 





No

Tahap / Prosesi

Keterangan / Penjelasan

Doa / Bacaan

1

Ihram

Sebelum memasuki Miqat (tempat niat ihram), mandi besar (jika memungkinkan), bersuci, mengenakan pakaian ihram. Bagi pria: dua helai kain putih, bagi wanita: pakaian longgar menutup aurat.

Tidak ada doa khusus, cukup niat ihram: “Labbaik Allahumma Umrah”

2

Niat Umroh

Membaca niat Umroh saat mengenakan ihram.

“Labbayka Allahumma Umrah” (Artinya: Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah, untuk Umroh)

3

Talbiyah

Mengucapkan talbiyah berulang-ulang dalam perjalanan menuju Ka’bah: “Labbayk Allahumma labbayk...”

“Labbayk Allahumma labbayk, labbayka la sharika laka labbayk...”

4

Tawaf

Mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali. Dimulai dari Hajar Aswad, berjalan searah jarum jam. Disunnahkan membaca doa, dzikir, dan shalawat selama tawaf.

“Bismillah, Allahu Akbar” saat menyentuh Hajar Aswad. Doa bebas selama tawaf, contoh: “Rabbana atina fid-dunya hasanah, wa fil-akhirati hasanah, wa qina ‘adhab an-nar”

5

Shalat di Multazam (sunnah)

Disunnahkan shalat dua rakaat setelah selesai tawaf di dekat Multazam (antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah).

Doa bebas atau doa khusus seperti “Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku dan terimalah ibadahku”

6

Sa’i

Berjalan bolak-balik antara bukit Safa dan Marwah sebanyak 7 kali. Dimulai dari Safa menuju Marwah dihitung satu kali, kembali ke Safa dihitung dua kali, dst.

Membaca doa dan dzikir, contoh: “Rabbighfir warham wa anta khayru-r-rahimin”

7

Tahallul / Memotong Rambut

Setelah selesai Sa’i, pria mencukur sebagian rambut (lebih baik dicukur bersih), wanita memotong ujung rambut. Menandakan keluar dari Ihram.

Tidak ada bacaan khusus, cukup niat memotong rambut untuk tahallul.

8

Doa dan Dzikir Tambahan

Disunnahkan memperbanyak ibadah, doa, dan dzikir di Masjidil Haram atau area sekitar Ka’bah.

Dzikir umum: “Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar”

9

Tamatnya Umroh

Setelah tahallul dan Sa’i selesai, Umroh dinyatakan selesai. Jamaah bisa kembali ke aktivitas biasa.

Doa penutup: ucapan syukur kepada Allah, contohnya: “Alhamdulillahi alladhi at’amana wasaqana waja’alana min al-muslimin”


the foolish are always the loudest.

 




Here he comes again—
acting clever,
turning my proposal upside down,
mistaking destruction for insight.

God,
give me strength.
God,
please help me.
Protect me from people
whose hearts are not clean.

They say—
wise words passed around—
the foolish speak the most,
the foolish are always the loudest.

His voice fills the room,
but meaning does not.
He criticizes with confidence,
yet stumbles over the very language
he pretends to master.

Still, he poses,
offering advice
on roads
he has never walked.

God,
steady my hands.
Let me not be poisoned
by his negativity,
let it fall to the ground
before it reaches my heart.

I will choose silence,
choose patience,
rebuild every sentence
with faith and clarity.

Because truth does not shout,
knowledge does not humiliate,
and light—
remains light,
even when challenged by noise.

Under His Shadow, Under God’s Light

 




Under His Shadow, Under God’s Light

Allahu Akbar.
Bismillah.

God,
I stand small before power
that is not mine.
He stands above me—
position, voice, authority—
while I am beneath,
learning, waiting, enduring.

For three years—
God, I pray it is only three,
no more than that—
I must become his student,
even when fear tightens my chest
like a whispered warning.

It is not his strength that frightens me.
It is the darkness he carries,
the negativity that drips from words,
that tries to seep into my skin,
into my thoughts,
into my faith.

God,
build a wall around my heart.
Let his bitterness stop at my skin.
Let his storms pass without entering me.

Give me strength that does not shout,
patience that does not break,
silence that is not surrender,
and courage that survives quietly.

If I must walk beneath him,
let me walk beneath You first.
If I must bow in learning,
let my soul stay upright in faith.

Allahu Akbar—
You are greater than fear,
greater than power,
greater than him,
greater than these years.

Hold me.
Protect me.
Do not let his darkness
become my light.

Ameen.

22 des 25 senen


 



perpus

wrg kalimantan

bhsl ps

allahuakbar