Sunday, January 2, 2011

amru bin ash jendral pembebas mesir


Nabi saw pernah berpesan kepada para sahabatnya, “Sepeninggalku nanti Mesir menjadi kewajiban kalian untuk membebaskannya. Maka perlakukanlah penduduknya dengan baik, karena mereka masih punya ikatan dan hubungan kekeluargaan dengan kita.” Sahabat yang membebaskan Mesir adalah Amru bin Ash. Begitu pasukannya memasuki Mesir sambil bertakbir, “Allahu Akbar! Allahu Akbar!”, berbondong-bondong negeri itu memeluk Islam.

Orang yang dimaksud Ayat Al Quran

Dahulu ada 3 pembesar Quraisy yang amat menyusahkan Rasulullah saw karena begitu sengit memberi perlawanan terhadap Islam. Sampai-sampai Rasulullah saw berdo’a kepada Allah agar mereka ditimpa azab. Namun Islam adalah agama yang penyayang, menanggapi permintaan Rasul-Nya, Allah SWT justru menurunkan ayat, “Tak ada sesuatu pun kekuasaanmu mengenai urusan itu, apakah Ia akan menerima taubat mereka atau akan menyiksa mereka, sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang yang aniaya.” (QS Ali Imran :128)

Rasulullah saw mengerti, sebab ada kemungkinan mereka bertaubat dan taubat mereka diterima Allah SWT. Amru bin Ash adalah salah satu dari 3 orang yang dimaksud dalam doa Nabi tadi.

Di Mesir

Saat memasuki Mesir yang dikuasai Romawi, Amru bin Ash berusaha sekuat mungkin agar penduduk mesir tidak terlibat. Ia ingin agar pasukannya hanya berhadapan dengan pasukan Romawi saja. Maka Amru bin Ash pun berkata kepada para uskup besar Nasrani yang berpengaruh, “Sesungguhnya Allah telah mengutus Muhammad saw dengan membawa kebenaran. Di antara perintahnya kepada kami adalah memberikan kemudahan bagi manusia. Maka kami menyeru kalian kepada Islam. Siapa yang memenuhi seruan kami, ia akan mendapat hak dan memikul kewajiban yang sama kepada kami. Nabi kami telah mewasiatkan agar Mesir menjadi tanggung jawab kami untuk membebaskannya dari penjajah.”

Hati para uskup itu tersentuh, mereka menjawab, “Sesungguhnya hubungan silaturahmi yang diwasiatkan Nabimu itu adalah suatu pendekatan dengan pandangan jauh, yang tak mungkin disuruh hubungkan kecuali oleh seorang Nabi.”

Pendekatan Amru bin Ash pun berhasil. Mesir pun ditaklukan tanpa melibatkan pendudukanya. Setelah itu Amru bin Ash diangkat menjadi gubernur negeri yang dibebaskannya itu.

No comments: