Sunday, April 7, 2013

kuku

5:32pm Muhammad Arief Budiman mulai dari warna dan teksturnya. Selain urine dan lidah, kuku juga bisa menjadi indikator kesehatan, seperti dilansir laman Boldsky sebagai berikut: Kuku pucat Umumnya kuku berwarna pucat diasosiasikan dengan anemia atau rendahnya tingkat hemoglobin darah. Selain itu, kuku yang pucat juga dapat menjadi tanda malnutrisi atau gangguan pada paru-paru. Kuku kekuningan Jika kuku tiba-tiba berwarna kekuningan, kemungkinan besar Anda mengalami gangguan hati yang disebut jaundice atau sakit kuning. Saat seseorang menderita jaundice, tingkat billirubin di dalam tubuh meningkat. Hal ini yang menyebabkan kulit, mata dan kuku berwarna kekuningan. Kuku bergelombang Tekstur kuku bergelombang, terutama terjadi pada kuku kaki menandakan adanya kanker. Indikasinya, predisposisi kanker paru-paru. Namun, kondisi ini tidak juga selalu menunjukkan kanker karena seiring bertambahnya usia, kuku dapat berubah menjadi bergelombang. Kuku kebiruan Kuku yang berwarna kebiruan menjadi tanda bahwa tubuh kekurangan oksigen. Cek ke dokter apakah Anda menderita gangguan pernafasan atau tidak. Kuku pecah-pecah Kuku yang pecah-pecah atau mudah patah adalah tanda kerusakan kelenjar tiroid. Anda perlu memeriksa kadar hormon tiroid untuk memastikan kondisi ini. Kuku tidak rata Kuku yang memiliki ketebalan tidak rata dapat menjadi indikasi stadium awal penyakit inflamasi, seperti arthritis. Kuku menghitam Jika pada kuku muncul garis hitam, perlu diwaspadai. Warna kehitaman pada kuku mengindikasikan jenis kanker kulit paling fatal, yakni melanoma. Selain melanoma, kuku menghitam juga bisa diakibatkan oleh jamur. (viva/26/3/13)

No comments: