kesalahan terbesar saat belajar SmartPLS adalah langsung menggunakan data penelitian sendiri (misalnya 200 responden dan 40 indikator). Akibatnya, mahasiswa bingung karena tidak tahu apa yang sedang dihitung.
Kita mulai dari contoh yang sangat sederhana.
Studi Kasus
Misalkan kita ingin mengetahui:
Apakah Technology Literacy meningkatkan Critical Thinking?
Modelnya hanya memiliki 2 variabel.
Technology Literacy ─────────► Critical Thinking
Technology Literacy = X
Critical Thinking = Y
Indikator
Technology Literacy memiliki 3 pertanyaan
TL1
TL2
TL3
Critical Thinking memiliki 3 pertanyaan
CT1
CT2
CT3
Total hanya 6 indikator.
Data
Misalkan ada 10 mahasiswa.
ID | TL1 | TL2 | TL3 | CT1 | CT2 | CT3 |
1 | 5 | 5 | 4 | 5 | 5 | 4 |
2 | 4 | 4 | 4 | 4 | 4 | 4 |
3 | 3 | 4 | 3 | 3 | 4 | 3 |
4 | 5 | 5 | 5 | 5 | 5 | 5 |
5 | 4 | 5 | 4 | 4 | 5 | 4 |
6 | 2 | 3 | 2 | 2 | 3 | 2 |
7 | 3 | 3 | 4 | 3 | 3 | 4 |
8 | 5 | 4 | 5 | 5 | 4 | 5 |
9 | 4 | 4 | 5 | 4 | 4 | 5 |
10 | 3 | 2 | 3 | 3 | 2 | 3 |
Inilah data yang nanti diimpor ke SmartPLS.
Langkah 1
Buka SmartPLS
Klik
New Project
beri nama
Latihan SEM
Langkah 2
Import data Excel
Setelah selesai akan muncul
TL1
TL2
TL3
CT1
CT2
CT3
di panel kiri.
Langkah 3
Klik
Create Construct
Buat dua lingkaran.
Technology Literacy
Critical Thinking
Layarnya menjadi seperti ini.
○ Technology Literacy
○ Critical Thinking
Langkah 4
Drag indikator.
Masukkan
TL1
TL2
TL3
ke Technology Literacy.
Masukkan
CT1
CT2
CT3
ke Critical Thinking.
Sekarang tampilannya menjadi
TL1
↑
TL2
↑
Technology Literacy
↑
TL3
dan
Critical Thinking
↑
CT1
↑
CT2
↑
CT3
Langkah 5
Hubungkan kedua konstruk.
Klik
Connect
Tarik panah
Technology Literacy
────────────►
Critical Thinking
Model selesai dibuat.
Langkah 6
Sekarang klik
Calculate
↓
PLS Algorithm
Klik
Start
Tunggu sekitar beberapa detik.
Pertanyaan
Mahasiswa biasanya bertanya:
"Pak, habis ini lihat apa?"
Jawabannya:
Jangan lihat Path Coefficient dulu.
Yang pertama dicek adalah
Outer Loading
Misalkan keluar hasil
Item | Loading |
TL1 | 0.91 |
TL2 | 0.88 |
TL3 | 0.86 |
CT1 | 0.93 |
CT2 | 0.90 |
CT3 | 0.87 |
Saya akan bertanya kepada Anda.
Apakah model ini bagus?
Jawabannya:
Ya.
Karena semuanya
> 0.70
berarti indikator mengukur konstruk dengan baik.
Langkah berikutnya
Lihat
Construct Reliability
Misalkan hasilnya
Variabel | CR | AVE |
Technology Literacy | 0.93 | 0.82 |
Critical Thinking | 0.94 | 0.85 |
Saya bertanya lagi.
Bagaimana hasilnya?
Karena
CR > 0.70
AVE > 0.50
berarti
- reliabel ✔
- valid ✔
Baru sekarang melihat hubungan antar variabel
Klik
Bootstrapping
Misalkan hasilnya
Hubungan | β | t | p |
Technology Literacy → Critical Thinking | 0.79 | 8.94 | 0.000 |
Saya bertanya lagi.
Apakah hipotesis diterima?
Karena
p < 0.05
maka
Ya.
Artinya
Technology Literacy berpengaruh signifikan terhadap Critical Thinking.
Nilai R²
Misalkan
Critical Thinking
R² = 0.63
Apa artinya?
Artinya
63%
Critical Thinking dijelaskan oleh Technology Literacy.
Sedangkan
37%
dijelaskan oleh faktor lain.
Selesai.
Itulah SEM paling sederhana.
Mengapa mahasiswa sering bingung?
Karena SmartPLS mengeluarkan lebih dari 20 tabel, padahal tidak semuanya harus dibaca.
Untuk artikel jurnal SINTA atau Scopus, urutan membaca hasil biasanya cukup seperti berikut:
- Outer Loadings → apakah indikator valid?
- Cronbach's Alpha & Composite Reliability → apakah konstruk reliabel?
- AVE → apakah validitas konvergen terpenuhi?
- HTMT atau Fornell–Larcker → apakah konstruk saling berbeda (validitas diskriminan)?
- Collinearity (VIF) → apakah ada masalah multikolinearitas?
- Path Coefficients → apakah hipotesis didukung?
- R² → seberapa besar variasi variabel dependen dijelaskan model?
- f² (Effect Size) → seberapa besar kontribusi masing-masing jalur?
- Q² (Predictive Relevance) → apakah model memiliki kemampuan prediksi?
- Indirect Effects (jika ada mediasi) atau Interaction Effects (jika ada moderasi).
Saya menyarankan metode belajar yang lebih efektif
Melihat latar belakang Anda yang sering menulis artikel ilmiah dan melakukan penelitian kuasi-eksperimen, saya menyarankan belajar SmartPLS melalui satu proyek lengkap, bukan contoh terpisah.
Misalnya kita membuat penelitian dari awal dengan topik:
Project-Based Learning → Technology Literacy → Critical Thinking → Lesson Plan Design
Kemudian saya akan membimbing Anda langkah demi langkah:
- Pertemuan 1: Menyusun model konseptual dan hipotesis.
- Pertemuan 2: Membuat kuesioner dan data (sekitar 100 responden simulasi).
- Pertemuan 3: Menggambar model di SmartPLS.
- Pertemuan 4: Membaca seluruh output SmartPLS satu per satu beserta artinya.
- Pertemuan 5: Menulis bagian Results dan Discussion seperti artikel Scopus.
Dengan pendekatan ini, Anda tidak hanya tahu tombol mana yang diklik, tetapi juga memahami mengapa setiap analisis dilakukan dan bagaimana menginterpretasikan hasilnya. Ini biasanya merupakan cara tercepat untuk benar-benar menguasai SEM-PLS.

