femi
kampus perpus
jumatan
pul makan
shopee
hilife
shopeee
pul
kampus perpus
wrg tiena
pul
kampus sampah
perpus
allahuakbar
just put any comment on my blog
femi
kampus perpus
jumatan
pul makan
shopee
hilife
shopeee
pul
kampus perpus
wrg tiena
pul
kampus sampah
perpus
allahuakbar
🔹 A. Apa itu Uji Homogenitas? (inti saja)
Uji homogenitas digunakan untuk mengecek apakah:
👉 Varians (keragaman data) antara 2 kelompok sama atau tidak
Dalam penelitianmu:
🔹 B. Kenapa ini penting?
Karena:
👉 butuh asumsi: data harus homogen
🔹 C. Variabel yang diuji
Minimal:
Lebih lengkap (disarankan untuk jurnal):
🔹 D. Cara Uji Homogenitas di SPSS
Ada 2 cara, tapi kita pakai yang paling mudah:
✅ CARA 1 (PALING UMUM – lewat Independent t-test)
🎯 Langkah-langkah:
1. Klik:
➡️ Analyze
➡️ Compare Means
➡️ Independent-Samples T Test
2. Masukkan variabel
3. Masukkan grup
4. Definisikan grup
Klik:
➡️ Define Groups
Isi:
Klik Continue
5. Klik:
➡️ OK
🔹 E. Cara Membaca Hasil
Akan muncul tabel:
📊 Independent Samples Test
Cari bagian ini:
👉 Levene’s Test for Equality of Variances
🎯 Fokus ke kolom:
👉 Sig.
🔹 F. Cara Interpretasi
Nilai Sig. | Artinya |
> 0.05 | ✅ Homogen |
< 0.05 | ❌ Tidak homogen |
🔍 Contoh:
Variabel | Sig |
Post_Writing | 0.234 |
👉 Karena 0.234 > 0.05
➡️ Data = HOMOGEN
🔹 G. Penting Banget (sering salah di sini)
Di tabel t-test ada 2 baris:
👉 Cara pilih:
Hasil Levene | Gunakan baris |
Sig > 0.05 | Equal variances assumed |
Sig < 0.05 | Equal variances NOT assumed |
🔹 H. Cara Menulis di Artikel (SIAP COPY)
✅ Versi standar:
Levene’s test for equality of variances indicated that the data were homogeneous, as the significance values were greater than 0.05 (p > 0.05).
✅ Versi lebih lengkap:
The homogeneity of variance was assessed using Levene’s test. The results showed that the variances between the control and experimental groups were equal (p > 0.05), indicating that the assumption of homogeneity was met.
🔹 I. Cara Uji Banyak Variabel Sekaligus
Kalau mau lebih cepat:
Masukkan banyak variabel sekaligus:
👉 Semua ke Test Variable(s)
SPSS akan otomatis buat hasil masing-masing 👍
🔥 J. Cara Alternatif (lebih advance sedikit)
Lewat:
➡️ Analyze
➡️ General Linear Model
➡️ Univariate
Centang:
👉 Homogeneity tests
(Tapi ini biasanya dipakai saat ANCOVA, nanti kita bahas)
🔹 K. Kesalahan yang sering terjadi
❌ Tidak define group
❌ Salah isi group (harus 0 dan 1 sesuai data)
❌ Lihat kolom yang salah (bukan Sig.)
❌ Pakai pretest (harusnya posttest untuk perbandingan utama)
🔥 Ringkasan Super Cepat
🔹 A. Apa itu Uji Normalitas (singkat banget dulu)
Uji normalitas digunakan untuk memastikan apakah data kamu berdistribusi normal.
Kenapa penting?
Karena kamu mau pakai:
👉 Keduanya butuh asumsi: data harus normal
🔹 B. Data Mana yang Diuji?
Kamu punya banyak variabel. Jangan bingung—yang diuji normalitas adalah:
✅ Minimal yang perlu diuji:
✅ Lebih lengkap (recommended untuk jurnal):
Tambahkan:
🔹 C. Persiapan Data di SPSS
1. Buka SPSS
Masuk ke:
Isi seperti ini:
Name | Type | Measure |
Group | Numeric | Nominal |
Pre_Writing | Numeric | Scale |
Post_Writing | Numeric | Scale |
Pre_reflec | Numeric | Scale |
Post_reflec | Numeric | Scale |
👉 Group:
2. Masukkan Data
Pindah ke:
➡️ Data View
Masukkan semua data kamu (baris = peserta, kolom = variabel)
🔹 D. Cara Uji Normalitas di SPSS (PALING PENTING)
🎯 Langkah-langkah:
1. Klik:
➡️ Analyze
➡️ Descriptive Statistics
➡️ Explore
2. Masukkan Variabel
Contoh:
3. Pisahkan berdasarkan grup
Masukkan:
👉 Group → ke Factor List
Ini penting supaya:
4. Klik tombol:
➡️ Plots
Centang:
✅ Normality plots with tests
Opsional (bagus untuk jurnal):
✅ Histogram
Klik Continue
5. Klik:
➡️ OK
🔹 E. Cara Membaca Hasil (INI KRUSIAL)
SPSS akan muncul banyak tabel. Fokus hanya ini:
📊 Tests of Normality
Akan ada 2 kolom:
🎯 Ambil bagian:
👉 Shapiro-Wilk → Sig.
🔹 F. Cara Interpretasi
Nilai Sig. | Artinya |
> 0.05 | ✅ Normal |
< 0.05 | ❌ Tidak normal |
🔍 Contoh:
Group | Variable | Sig |
Control | Post_Writing | 0.200 |
Experiment | Post_Writing | 0.120 |
👉 Karena semua > 0.05
➡️ Data = NORMAL
🔹 G. Cara Menulis di Artikel (SIAP PAKAI)
Kamu bisa tulis seperti ini:
Versi standar jurnal:
The normality of the data was assessed using the Shapiro–Wilk test. The results indicated that all variables were normally distributed, as the significance values were greater than 0.05 (p > 0.05) for both control and experimental groups.
🔹 H. Tips Penting (biar tidak salah)
❗ 1. Gunakan Shapiro-Wilk
❗ 2. Harus per grup
❗ 3. Jangan panik kalau ada 1 tidak normal
Masih bisa lanjut pakai:
🔥 BONUS: Cara Cepat (Versi Super Singkat)