Jika 1 kelas (60 mahasiswa) dibagi menjadi 2 kelompok — 30 sebagai kelas kontrol dan 30 sebagai kelas eksperimen — maka desain penelitian yang paling tepat adalah:
✅ Quasi-Experimental Design (Nonequivalent Control Group Design)
Karena:
-
Mereka berasal dari kelas yang sama (tidak random antar kelas berbeda)
-
Biasanya tidak ada randomisasi murni tingkat populasi
-
Peneliti membagi menjadi dua kelompok untuk membandingkan perlakuan
📌 Penjelasan Desainnya
Struktur umumnya:
Kelompok Eksperimen
Pretest → Treatment → Posttest
Kelompok Kontrol
Pretest → Tanpa Treatment → Posttest
Jika Anda melakukan pretest dan posttest, maka namanya lebih lengkap:
Pretest–Posttest Nonequivalent Control Group Design
📊 Jika Dibagi Secara Acak dalam Satu Kelas?
Jika 60 mahasiswa tersebut dibagi secara random (acak murni) menjadi dua kelompok, maka itu bisa disebut:
✅ True Experimental Design (Randomized Control Trial – RCT)
Tetapi dalam konteks pendidikan (kelas nyata di kampus), biasanya tetap dikategorikan sebagai quasi-experimental, karena:
-
Randomisasi sering tidak sepenuhnya ideal
-
Ada potensi bias interaksi antar mahasiswa (karena masih satu kelas)
🎓 Dalam Konteks Penelitian Pendidikan (Seperti Disertasi Anda)
Jika:
-
Satu kelas PGSD 60 mahasiswa
-
30 menggunakan PBL biasa
-
30 menggunakan PBL berbantuan AI/ChatGPT
-
Diukur motivasi, kecemasan, critical thinking, dll
Maka itu sangat tepat disebut:
Quasi-Experimental Study with Control and Experimental Groups







