Wednesday, March 4, 2026

Model PTK (Penelitian Tindakan Kelas) spiral

 




Model PTK (Penelitian Tindakan Kelas) spiral dikembangkan oleh Stephen Kemmis dan Robin McTaggart sebagai bentuk pengembangan dari konsep action research.

Konsep Dasar Model Spiral

Model ini disebut model spiral karena prosesnya berbentuk siklus berulang (berputar) yang terus berkembang dan memperbaiki tindakan sebelumnya. Setiap siklus terdiri dari empat tahap utama:

  1. Perencanaan (Planning)
    Guru mengidentifikasi masalah pembelajaran dan merancang tindakan perbaikan yang akan dilakukan.

  2. Tindakan (Acting)
    Rencana yang telah dibuat kemudian diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas.

  3. Observasi (Observing)
    Peneliti atau guru mengamati dan mengumpulkan data mengenai pelaksanaan tindakan serta dampaknya terhadap siswa.

  4. Refleksi (Reflecting)
    Guru menganalisis hasil observasi untuk menilai keberhasilan tindakan dan menentukan perbaikan pada siklus berikutnya.

Karakteristik Model Spiral Kemmis & McTaggart

  • Bersifat siklik dan berulang (minimal dua siklus).

  • Menekankan refleksi kritis sebagai inti perbaikan.

  • Dilakukan secara kolaboratif (guru bisa bekerja sama dengan peneliti/observer).

  • Berorientasi pada perbaikan praktik pembelajaran secara langsung.

Skema Alur Spiral

Perencanaan → Tindakan → Observasi → Refleksi →
(hasil refleksi menjadi dasar) → Perencanaan baru → Tindakan → Observasi → Refleksi → dan seterusnya.

Semakin banyak siklus dilakukan, semakin tajam perbaikan pembelajaran yang dihasilkan.

Qianqiaogu Cowland (千巧谷牛樂園牧場) xiluo taiwan




 

4 maret 26 rabu

 



kampus - sore penelitian

ngantar bu yuni

warteg

atm cimb

indomaret

cafe meet baskoro n his man

allahuakbar