Model PTK (Penelitian Tindakan Kelas) spiral dikembangkan oleh Stephen Kemmis dan Robin McTaggart sebagai bentuk pengembangan dari konsep action research.
Konsep Dasar Model Spiral
Model ini disebut model spiral karena prosesnya berbentuk siklus berulang (berputar) yang terus berkembang dan memperbaiki tindakan sebelumnya. Setiap siklus terdiri dari empat tahap utama:
-
Perencanaan (Planning)
Guru mengidentifikasi masalah pembelajaran dan merancang tindakan perbaikan yang akan dilakukan. -
Tindakan (Acting)
Rencana yang telah dibuat kemudian diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas. -
Observasi (Observing)
Peneliti atau guru mengamati dan mengumpulkan data mengenai pelaksanaan tindakan serta dampaknya terhadap siswa. -
Refleksi (Reflecting)
Guru menganalisis hasil observasi untuk menilai keberhasilan tindakan dan menentukan perbaikan pada siklus berikutnya.
Karakteristik Model Spiral Kemmis & McTaggart
-
Bersifat siklik dan berulang (minimal dua siklus).
-
Menekankan refleksi kritis sebagai inti perbaikan.
-
Dilakukan secara kolaboratif (guru bisa bekerja sama dengan peneliti/observer).
-
Berorientasi pada perbaikan praktik pembelajaran secara langsung.
Skema Alur Spiral
Perencanaan → Tindakan → Observasi → Refleksi →
(hasil refleksi menjadi dasar) → Perencanaan baru → Tindakan → Observasi → Refleksi → dan seterusnya.
Semakin banyak siklus dilakukan, semakin tajam perbaikan pembelajaran yang dihasilkan.


No comments:
Post a Comment