Saturday, February 28, 2026

di Antara Riuh Perjalanan

 





.god is great
Banyak sekali masalah datang beriringan,
seperti gerbong kereta yang tak henti melaju,
mengguncang dada,
menguji sabar yang nyaris retak.

Namun Tuhan masih sayang.

Tas tertinggal di kereta—
panik berlari di lorong waktu,
jantung berdetak lebih keras dari roda besi.
Tapi ia kembali.
Seolah ada tangan tak terlihat
yang menjaganya sampai ke pelukanku lagi.

Tiket hangus—
uang melayang seperti asap tipis.
Harus beli lagi,
walau mahal,
walau hati sempat mengeluh pelan.
InsyaAllah nanti diganti.
Rezeki tak pernah benar-benar hilang,
ia hanya berpindah jalan.

Alhamdulillah bisa nambah bagasi.
Walau mahal,
walau dompet terasa menipis.
InsyaAllah nanti diganti.
Sebab Tuhan tahu isi koper dan isi hati,
mana yang penuh oleh barang,
mana yang penuh oleh harap.

Masalah bagasi dan power bank—
aturan, batas, kebingungan di bandara.
Namun Alhamdulillah teratasi.
Satu demi satu simpul kusut terurai,
seperti doa yang perlahan dijawab
tanpa suara, tanpa tanda besar,
hanya rasa lega yang tiba-tiba hadir.

YOLO, kata dunia.
Hidup cuma sekali.
Tapi aku tahu,
hidup ini bukan sekadar sekali—
ia perjalanan menuju-Mu.

Tuhan,
Lindungi aku dari segala kesialan
yang tak terlihat dan yang mengintai diam-diam.
Lindungi aku dari orang-orang jahat
yang tersenyum tapi menyimpan niat gelap.

Jika masalah datang lagi,
ingatkan aku pada tas yang kembali,
pada tiket yang terganti,
pada bagasi yang teratasi.

Agar aku selalu ingat—
di balik setiap hampir celaka,
ada Engkau
yang tak pernah benar-benar pergi.

No comments: