Uji t-test digunakan untuk mengukur apakah terdapat perbedaan rata-rata (mean) yang signifikan secara statistik antara dua kelompok atau dua kondisi.
Secara sederhana, t-test menjawab pertanyaan:
👉 “Apakah perbedaan ini benar-benar nyata, atau hanya terjadi karena kebetulan (random)?”
🔹 Fungsi utama t-test
T-test digunakan untuk:
- Membandingkan dua kelompok
- Melihat pengaruh suatu perlakuan (treatment)
- Menguji hipotesis penelitian kuantitatif
🔹 Jenis-jenis t-test
-
Independent Samples t-test
→ Membandingkan dua kelompok yang berbeda
Contoh:- Kelas eksperimen vs kelas kontrol
- Laki-laki vs perempuan
-
Paired Samples t-test (Dependent t-test)
→ Membandingkan dua kondisi dari kelompok yang sama
Contoh:- Nilai pre-test vs post-test
- Sebelum vs sesudah perlakuan
-
One Sample t-test
→ Membandingkan satu kelompok dengan nilai standar
Contoh:- Apakah rata-rata nilai siswa = 75?
🔹 Intinya
T-test mengukur:
- Perbedaan mean
- Tingkat signifikansi (p-value)
- Apakah hasil bermakna secara statistik atau tidak
🔹 Contoh sederhana
Misalnya:
- Rata-rata sebelum = 60
- Rata-rata sesudah = 75
T-test akan membantu menentukan:
👉 Apakah kenaikan itu benar karena treatment, atau hanya kebetulan?


No comments:
Post a Comment