Tuesday, May 20, 2025

🇺🇸 Top 10 Kota di AS dengan Komunitas Imigran Indonesia Terbesar

 

🇺🇸 Top 10 Kota di AS dengan Komunitas Imigran Indonesia Terbesar

  1. Los Angeles, California

    • Komunitas Indonesia sangat aktif, banyak restoran, gereja, dan organisasi Indonesia.

    • Ada Konsulat Jenderal RI (KJRI) di sini.

  2. New York City, New York

    • Komunitas tersebar di Queens, Bronx, dan Brooklyn.

    • Banyak mahasiswa, profesional, dan pekerja sektor jasa.

  3. Philadelphia, Pennsylvania

    • Salah satu komunitas Kristen Indonesia terbesar di AS.

    • Banyak gereja Indonesia berdiri di sini sejak tahun 1990-an.

  4. Houston, Texas

    • Komunitas Indonesia terus tumbuh, dengan berbagai acara kebudayaan rutin.

  5. Seattle, Washington

    • Banyak mahasiswa dan profesional, terutama di bidang teknologi (dekat dengan Microsoft, Amazon).

    • Komunitas Muslim Indonesia juga cukup aktif.

  6. San Francisco Bay Area, California

    • Termasuk kota seperti San Jose, Oakland, dan Fremont.

    • Banyak warga Indonesia di Silicon Valley (teknologi dan startup).

  7. Chicago, Illinois

    • Komunitas aktif, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan.

  8. San Bernardino/Fontana/Rancho Cucamonga, California (Inland Empire)

    • Banyak keluarga Indonesia tinggal di daerah pinggiran ini karena biaya hidup lebih rendah daripada LA.

  9. Baltimore, Maryland

    • Komunitas Kristen dan Muslim Indonesia berkembang di wilayah ini.

  10. Orlando, Florida

  • Semakin banyak imigran Indonesia, terutama di sektor jasa dan pariwisata.

Monday, May 19, 2025

19 MEI 2025 senen

 




indolaris eror

index transfer

kampus perpus

poto session

bhslps

allahuakbar

Sunday, May 18, 2025

"Merely for Me"

 

 "Merely for Me"


Maaf, Tuhan, untuk pikiranku yang kelam,
Sangka buruk yang lahir dari malam.

Maka, hanya kembali untukku,
Atau benarkah itu? Atau semu?

Dekatkan mereka jika hatinya jujur,
Jika tulus, takkan menusuk di punggung yang rapuh.

Tapi jika palsu, tolong jauhkan,
Hatiku sudah terlalu sering diruntuhkan.

Sakit, Tuhan, sungguh menusuk,
Dipandang rendah, dianggap buruk.

Tak diajak, tak disapa, dilupakan,
Selalu jadi nama terakhir yang disebutkan.

Menjadi outsider, rasa yang getir,
Tak ada tempat, hanya sunyi yang hadir.

Aku mencoba tersenyum, meski perih,
Tersenyum palsu, luka tak terlihat di pipih.

Tertawa bersama tapi terasa sendiri,
Mereka berbicara, aku hanya mengamati.

Aku pun bertanya, “Apa salahku?”
Kenapa dunia seolah menolakku?

Tuhan, aku tak ingin benci,
Tapi hatiku sudah terlalu sunyi.

Namun di tengah badai yang menggeram,
Ada satu cahaya, lembut dan dalam.

Kau hadir, diam namun pasti,
Dalam doa, dalam mimpi.

But I have YOU—my shelter in fear,
Saat dunia menolak, Kau tetap dekat di sini.

Kau peluk aku saat beban memuncak,
Di bahumu, air mata pun tak tertahan.

Promise me, You will never go,
Stay with me through high and low.

Aku bukan siapa-siapa bagi mereka,
Tapi Kau memanggil namaku dengan lembutnya.

Saat semua pergi tanpa kata,
Kau tetap di sini, tak pernah lupa.

Janjikan padaku, Tuhan yang Maha Tahu,
Kau tak akan pernah meninggalkanku.

Karena tanpamu, aku hanya debu,
Hilang ditiup angin waktu.

Ajari aku menerima luka,
Agar hatiku tak selalu murka.

Ajari aku mencintai diriku,
Meski dunia tak memilihku.

Berikan damai yang tak tergoyahkan,
Yang tak bergantung pada pengakuan.

Aku akan tetap berjalan meski pelan,
Karena Kau bersamaku, Tuhan.

Merely for me—You stayed, You knew,
Dan itu cukup… lebih dari cukup bagiku.


18 mei 25 minggu

 



ngajar3x

allahuakbar

Saturday, May 17, 2025