meeting prof tina group
allahguakbar
just put any comment on my blog
Malaysia
Sektor: Perkebunan, konstruksi, domestik
Mudah diakses, bahasa mirip, banyak kebutuhan tenaga kerja manual.
Taiwan
Sektor: Pabrik, perawat lansia (caregiver), domestik
Gaji lebih tinggi dan perlindungan tenaga kerja yang lebih baik dibanding negara lain di Asia.
Hong Kong
Sektor: Pekerja rumah tangga (PRT), perawat lansia
Gaji tinggi, kontrak jelas, sistem hukum cukup baik.
Arab Saudi
Sektor: PRT, konstruksi, supir pribadi
Negara tradisional tujuan PMI, meskipun perlindungan masih jadi isu penting.
Uni Emirat Arab (UEA)
Sektor: PRT, sektor jasa, keamanan
Dubai dan Abu Dhabi jadi tujuan utama.
Singapura
Sektor: PRT, caregiver, sektor jasa
Lokasi dekat dan gaji kompetitif.
Kuwait
Sektor: PRT, keamanan, jasa
Masih jadi destinasi meskipun ada tantangan dalam perlindungan pekerja.
Qatar
Sektor: Konstruksi, PRT, hospitality
Banyak pekerja di proyek besar seperti stadion dan hotel.
Korea Selatan
Sektor: Pabrik, pertanian, perikanan (via program EPS)
Gaji tinggi dan peluang belajar bahasa.
Jepang
Sektor: Caregiver (Kaigo), pabrik, magang teknis (technical intern)
Melalui skema Gino Jisshusei dan Specified Skilled Worker (SSW).
Negara-negara di atas bisa berubah posisi tiap tahun tergantung pada kebijakan migrasi, hubungan bilateral, dan permintaan tenaga kerja.
Jenis kelamin pekerja sering mempengaruhi negara tujuan:
Perempuan dominan di sektor PRT dan caregiving (Hong Kong, Taiwan, Arab Saudi)
Laki-laki banyak bekerja di konstruksi dan manufaktur (Malaysia, Korea Selatan)
Los Angeles, California
Komunitas Indonesia sangat aktif, banyak restoran, gereja, dan organisasi Indonesia.
Ada Konsulat Jenderal RI (KJRI) di sini.
New York City, New York
Komunitas tersebar di Queens, Bronx, dan Brooklyn.
Banyak mahasiswa, profesional, dan pekerja sektor jasa.
Philadelphia, Pennsylvania
Salah satu komunitas Kristen Indonesia terbesar di AS.
Banyak gereja Indonesia berdiri di sini sejak tahun 1990-an.
Houston, Texas
Komunitas Indonesia terus tumbuh, dengan berbagai acara kebudayaan rutin.
Seattle, Washington
Banyak mahasiswa dan profesional, terutama di bidang teknologi (dekat dengan Microsoft, Amazon).
Komunitas Muslim Indonesia juga cukup aktif.
San Francisco Bay Area, California
Termasuk kota seperti San Jose, Oakland, dan Fremont.
Banyak warga Indonesia di Silicon Valley (teknologi dan startup).
Chicago, Illinois
Komunitas aktif, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan.
San Bernardino/Fontana/Rancho Cucamonga, California (Inland Empire)
Banyak keluarga Indonesia tinggal di daerah pinggiran ini karena biaya hidup lebih rendah daripada LA.
Baltimore, Maryland
Komunitas Kristen dan Muslim Indonesia berkembang di wilayah ini.
Orlando, Florida
Semakin banyak imigran Indonesia, terutama di sektor jasa dan pariwisata.
"Merely for Me"
Maaf, Tuhan, untuk pikiranku yang kelam,
Sangka buruk yang lahir dari malam.
Maka, hanya kembali untukku,
Atau benarkah itu? Atau semu?
Dekatkan mereka jika hatinya jujur,
Jika tulus, takkan menusuk di punggung yang rapuh.
Tapi jika palsu, tolong jauhkan,
Hatiku sudah terlalu sering diruntuhkan.
Sakit, Tuhan, sungguh menusuk,
Dipandang rendah, dianggap buruk.
Tak diajak, tak disapa, dilupakan,
Selalu jadi nama terakhir yang disebutkan.
Menjadi outsider, rasa yang getir,
Tak ada tempat, hanya sunyi yang hadir.
Aku mencoba tersenyum, meski perih,
Tersenyum palsu, luka tak terlihat di pipih.
Tertawa bersama tapi terasa sendiri,
Mereka berbicara, aku hanya mengamati.
Aku pun bertanya, “Apa salahku?”
Kenapa dunia seolah menolakku?
Tuhan, aku tak ingin benci,
Tapi hatiku sudah terlalu sunyi.
Namun di tengah badai yang menggeram,
Ada satu cahaya, lembut dan dalam.
Kau hadir, diam namun pasti,
Dalam doa, dalam mimpi.
But I have YOU—my shelter in fear,
Saat dunia menolak, Kau tetap dekat di sini.
Kau peluk aku saat beban memuncak,
Di bahumu, air mata pun tak tertahan.
Promise me, You will never go,
Stay with me through high and low.
Aku bukan siapa-siapa bagi mereka,
Tapi Kau memanggil namaku dengan lembutnya.
Saat semua pergi tanpa kata,
Kau tetap di sini, tak pernah lupa.
Janjikan padaku, Tuhan yang Maha Tahu,
Kau tak akan pernah meninggalkanku.
Karena tanpamu, aku hanya debu,
Hilang ditiup angin waktu.
Ajari aku menerima luka,
Agar hatiku tak selalu murka.
Ajari aku mencintai diriku,
Meski dunia tak memilihku.
Berikan damai yang tak tergoyahkan,
Yang tak bergantung pada pengakuan.
Aku akan tetap berjalan meski pelan,
Karena Kau bersamaku, Tuhan.
Merely for me—You stayed, You knew,
Dan itu cukup… lebih dari cukup bagiku.