Wednesday, July 2, 2025

memori ngurus visa

 



2 juli 25 rabu

 




penginapan

ubike

kedubesdenmark

ngurusvisallahuakbarmaygodhelpmethatiwillgetit

sevel

malltaipei101

taipeimainstation tms

otw tansui

fort san domingo

bus plus mrt otw tms

almostaccident

eatalonevsthem

thsr otwyunlin

busotwdouloiu

motootwkos

allahuakbar

1 juli 25 tuesday

 



thxgod ican wake up early

kmpussampahprintfilm

stasiunmeetbusarwipakhanifmbakelsa

otwtaipeibytrain

wrg ayam

train

ciang kai sek monumen

tehfamous

penginapandptbedgituanallahuakbarpokoknya

ubike

taipei101

ximending plus erik

makanpasta

mrt

longwalk

beach?

ubike

penginapan

allahuakbar




Monday, June 30, 2025

 




studyroomerror

perpus

studyroom

tokobuah

allahuakbar

Sunday, June 29, 2025

29 juni 25 minggu

 




ngajar

maksi at wrg preman

kampus studyroom

allahuakbar

Saturday, June 28, 2025

verb yang tidak lazim atau tidak bisa diimbuhi -ing

 




Dalam bahasa Inggris, sebagian besar verba (verbs) bisa diberi akhiran -ing untuk membentuk bentuk gerund atau present participle, seperti eating, running, atau studying. Namun, ada beberapa jenis verba yang tidak lazim atau tidak wajar digunakan dalam bentuk -ing, terutama dalam konteks tertentu. Ini terutama berlaku untuk stative verbs (kata kerja statis) — yaitu kata kerja yang menunjukkan keadaan, perasaan, atau kepemilikan, bukan aksi yang bisa diamati.

Berikut beberapa contoh verb yang tidak lazim atau tidak bisa diimbuhi -ing dalam penggunaan normal:

1. Verba Persepsi dan Pikiran (Mental State Verbs)

  • know → tidak biasa: knowing (kecuali dalam arti khusus seperti "a knowing smile")

  • believe

  • understand

  • remember

  • forget

  • mean

Contoh yang tidak wajar:

  • ✖ I'm knowing the answer. → ✔ I know the answer.


2. Verba Kepemilikan

  • have (dalam arti "memiliki")

  • own

  • possess

  • belong

✖ I am having a car. → ✔ I have a car.

Catatan: have bisa di--ing-kan jika artinya berbeda, seperti:

  • ✔ I am having lunch. → di sini have artinya "makan"


3. Verba Perasaan dan Emosi

  • like

  • love

  • hate

  • prefer

  • desire

✖ I'm loving this song. → ✔ I love this song.

Tapi: I'm loving it dipopulerkan oleh McDonald's sebagai gaya bahasa informal, meskipun secara tata bahasa tradisional dianggap tidak baku.


4. Verba Indra (dalam arti statis)

  • see

  • hear

  • smell

  • taste

  • feel

✖ I'm seeing the bird. → ✔ I see the bird.

Tapi bisa benar jika see artinya "bertemu dengan":
✔ I’m seeing the doctor tomorrow.


Kesimpulan:

Verb yang tidak bisa atau tidak lazim diimbuhi -ing umumnya adalah stative verbs, tergantung pada makna dan konteksnya. Namun, beberapa kata kerja bisa berubah makna jika digunakan dalam bentuk -ing, dan penggunaannya bisa diterima dalam konteks tertentu.

28 juni 25 sabtu

 



sampah

potongrambut

perpus

hotpot w banisa n bnovinda

allahuakbar