individu yang sudah mengerti akan hakikat tuhan, tidak akan menyalahi semua peinrtahnya. keberadaannya akan merupakan ejawantah dari segala hal tentang tuntunan dari tuhan. yang tentu saja tuntutnan tersebut merupakan petunjuk untuk hidup yang baik dan benar.
Tuesday, April 23, 2013
Ketika kamu menyatu dg tuhan semua perkataan akan positif.
individu yang sudah mengerti akan hakikat tuhan, tidak akan menyalahi semua peinrtahnya. keberadaannya akan merupakan ejawantah dari segala hal tentang tuntunan dari tuhan. yang tentu saja tuntutnan tersebut merupakan petunjuk untuk hidup yang baik dan benar.
positif
Ketika kamu menyatu dg tuhan semua perkataan akan positif. individu yang sudah mengerti akan hakikat tuhan, tidak akan menyalahi semua peinrtahnya. keberadaannya akan merupakan ejawantah dari segala hal tentang tuntunan dari tuhan. yang tentu saja tuntutnan tersebut merupakan petunjuk untuk hidup yang baik dan benar.
Jangan memvonis semua yang tidak sesuai dengan kehendak kita.
banyak org menjadi sombong hanya karena pengetahuan yang sedikit saja.
contohnya Musa vs kidir.
1. musa marah ketika kidir membunuh Anak kecil
2. musa marah ketika kidir membakar tmpt ibadah
3. musa marah ketika kidir menenggelamkan kapal
musa hanya memahami konsep pembunuhan, pembakaran dan penenggelaman yang semuanya dinilai salah/berdosa. namun pemahaman kidir jauh lebih daripada itu. ketiga hal yang dilakukannta mempunyai hakikat bahwa segala hal yang nampak baik belum tentu baik pula hakikatnya. jadi jangan mudah memvonis segala hal yang kita anggap salah. semua ada hakikat dibalik kesalahan yang nampak di depan mata.
dengan Tetap blank
kita akan menyadari bahwa semua adalah satu. segala hal di dunia ini saling berhubungan satu dengan yan lain. kondisi blank didapat dari meditasi. meditasi akan membuat kita bijak dan bkn hanya mementingkan fisik belaka. fisik hanyalah ejawantah dari sb hakikat yang sebenarnya jauh di luar penalaran sederhana.
semua orang susah utk dimengerti.
Hakikat
adalah intisari dari segala sesuatu yang ada di dunia ini. mata kita hanya melihat ujud fisik dr benda2 yang ada di sekitar kita. kita belum tentu bisa mengatakan apa hakikat dr benda2 tsb yg bisa kta definisikan dg berbagai cara. pemahaman hakikat memerlukan akal. kita harus memasukkan semua hal di luar akal kita ke dalam akal pemikiran kita. dengan begitu kita akan mampu memahami apa hakikat dari semua benda yang ada di sekitar kita.
Subscribe to:
Posts (Atom)


