Thursday, July 9, 2026

Analisis Structural Equation Modeling (SEM)

 




Analisis Structural Equation Modeling (SEM) dilakukan menggunakan perangkat lunak (software) khusus. Pilihan aplikasi bergantung pada jenis SEM yang akan digunakan, yaitu Covariance-Based SEM (CB-SEM) atau Partial Least Squares SEM (PLS-SEM).

Aplikasi

Jenis SEM

Kelebihan

Kekurangan

Cocok untuk

IBM SPSS Amos

CB-SEM

Antarmuka drag-and-drop, mudah dipelajari

Membutuhkan data yang relatif normal dan sampel besar

Penelitian pendidikan, psikologi, tesis, disertasi

SmartPLS

PLS-SEM

Sangat mudah digunakan, cocok untuk sampel kecil dan model kompleks

Tidak berfokus pada model fit seperti CB-SEM

Penelitian eksploratif dan prediktif

Mplus

CB-SEM & lainnya

Sangat lengkap (multilevel, longitudinal, mixture modeling)

Berbasis sintaks, berlisensi

Penelitian tingkat lanjut

LISREL

CB-SEM

Salah satu software SEM paling lama digunakan

Antarmuka kurang ramah bagi pemula

Penelitian akademik

R dengan paket lavaan

CB-SEM

Gratis, fleksibel, dapat direproduksi

Memerlukan kemampuan pemrograman

Peneliti yang terbiasa dengan R

WarpPLS

PLS-SEM

Dapat memodelkan hubungan nonlinier

Kurang populer dibanding SmartPLS

Penelitian khusus PLS

Mana yang paling direkomendasikan?

1. Jika Anda baru belajar SEM

  • Gunakan SmartPLS.
  • Antarmukanya intuitif (drag-and-drop), analisis relatif mudah, dan banyak tutorial tersedia.

2. Jika penelitian Anda bersifat konfirmatori (menguji teori)

  • Gunakan IBM SPSS Amos.
  • Sangat umum digunakan dalam penelitian pendidikan dan psikologi.

3. Jika ingin menggunakan software gratis

  • Gunakan R dengan paket lavaan.

Berdasarkan topik penelitian Anda

Dari topik-topik yang pernah Anda kerjakan, seperti:

  • AI competencies for future elementary school teachers,
  • Technology literacy,
  • Critical thinking,
  • Project-Based Learning,
  • Lesson plan design,

rekomendasinya adalah:

  • Jika data berasal dari kuesioner Likert dengan beberapa konstruk laten (misalnya AI Literacy, Technology Literacy, Critical Thinking), gunakan SmartPLS atau AMOS.
  • Jika penelitian Anda adalah quasi-experimental (misalnya membandingkan kelas eksperimen dan kontrol menggunakan pretest–posttest), SEM biasanya bukan pilihan utama. Analisis yang lebih sesuai adalah:
    • uji independent samples t-test,
    • paired samples t-test,
    • IBM SPSS Statistics untuk ANCOVA,
    • atau ANOVA, tergantung desain penelitian.

Jadi, SEM paling tepat digunakan untuk penelitian survei yang menguji hubungan antar konstruk laten, sedangkan quasi-eksperimen lebih umum dianalisis dengan SPSS menggunakan uji komparatif atau ANCOVA, kecuali Anda memang ingin menguji model hubungan yang lebih kompleks.

No comments: