Thursday, July 9, 2026

SmartPLS

 






SmartPLS bukan sekadar aplikasi yang "klik-klik lalu keluar hasil". Jika langsung mengikuti tutorial tanpa memahami konsepnya, hasil analisis sering kali salah diinterpretasikan. Karena itu, saya akan menjelaskan dari tingkat paling dasar, seolah-olah Anda belum pernah membuka SmartPLS sama sekali.


Gambaran Besar Proses SEM-PLS

Di SmartPLS, urutan pekerjaannya hampir selalu seperti ini:


1. Menyiapkan data

       

2. Membuat Project

       

3. Import data

       

4. Membuat konstruk (latent variables)

       

5. Memasukkan indikator

       

6. Menghubungkan konstruk

       

7. Menjalankan PLS Algorithm

       

8. Mengecek Outer Model

       

9. Memperbaiki model jika perlu

       

10. Menjalankan Bootstrapping

       

11. Menginterpretasikan hasil

       

12. Menulis hasil penelitian


Seluruh proses ini dapat dibagi menjadi 12 langkah.


LANGKAH 1

Menyiapkan Data

Misalnya penelitian Anda mengenai:

  • Project Based Learning
  • Technology Literacy
  • Critical Thinking
  • Lesson Plan Design

Setiap variabel memiliki beberapa pertanyaan.

Contoh:

Project Based Learning

Kode

PBL1

PBL2

PBL3

PBL4

Technology Literacy

Kode

TL1

TL2

TL3

TL4

Critical Thinking

Kode

CT1

CT2

CT3

CT4

Lesson Plan

Kode

LP1

LP2

LP3

LP4

Data di Excel harus seperti ini.

ID

PBL1

PBL2

PBL3

PBL4

TL1

TL2

...

1

5

4

4

5

4

5


2

4

5

4

5

5

5


3

3

4

3

4

4

4


Sangat penting:

  • Baris = responden.
  • Kolom = indikator.
  • Tidak boleh ada sel kosong (missing value) jika memungkinkan.
  • Gunakan angka (misalnya skala Likert 1–5), bukan teks.


LANGKAH 2

Simpan Data

Simpan sebagai:


data.xlsx


atau


data.csv



LANGKAH 3

Membuka SmartPLS

Saat SmartPLS dibuka, pilih:


New Project


Lalu beri nama, misalnya:


Technology Literacy


Klik Create.


LANGKAH 4

Import Data

Klik:


Import Data File


Pilih file Excel atau CSV Anda.

Setelah berhasil, semua nama kolom (PBL1, PBL2, dst.) akan muncul di panel data.


LANGKAH 5

Membuat Konstruk (Latent Variables)

Klik ikon Create Construct (atau klik kanan pada kanvas dan pilih untuk menambah konstruk).

Buat empat konstruk:


Project Based Learning


Technology Literacy


Critical Thinking


Lesson Plan Design


Di layar akan muncul empat lingkaran atau oval (tergantung versi SmartPLS).


LANGKAH 6

Memasukkan Indikator ke Konstruk

Di panel kiri akan terlihat daftar indikator.

Misalnya:


PBL1

PBL2

PBL3

PBL4


Seret (drag) semua indikator PBL ke konstruk Project Based Learning.

Lakukan hal yang sama untuk konstruk lainnya:

  • TL1–TL4 → Technology Literacy
  • CT1–CT4 → Critical Thinking
  • LP1–LP4 → Lesson Plan Design

Hasilnya, setiap konstruk memiliki panah menuju indikator-indikatornya (untuk model reflektif).


LANGKAH 7

Menghubungkan Konstruk

Gunakan alat Connect (ikon panah).

Misalnya model penelitian Anda:


Project Based Learning

         

Technology Literacy

         

Critical Thinking

         

Lesson Plan Design


Klik konstruk asal, lalu klik konstruk tujuan untuk membuat panah.


LANGKAH 8

Menjalankan PLS Algorithm

Klik tombol:


Calculate


Pilih:


PLS Algorithm


Umumnya, pengaturan bawaan (default) sudah cukup untuk pemula.

Klik:


Start Calculation


Setelah selesai, SmartPLS akan menampilkan nilai pada diagram.


LANGKAH 9

Evaluasi Outer Model

Fokus pertama adalah kualitas indikator.

a. Outer Loading

Buka hasil Outer Loadings.

Kriteria umum:

Loading

Interpretasi

>0.70

Sangat baik

0.60–0.70

Masih dapat diterima dalam kondisi tertentu

<0.40

Sebaiknya dihapus

Contoh:

Item

Loading

PBL1

0.91

PBL2

0.87

PBL3

0.83

PBL4

0.45

Karena PBL4 hanya 0.45, indikator tersebut sering dipertimbangkan untuk dihapus, tetapi keputusan harus didasarkan pada teori, bukan angka semata.


b. Composite Reliability (CR)

Lihat tabel Construct Reliability and Validity.

Kriteria:

  • ≥ 0.70 menunjukkan reliabilitas yang baik.


c. Cronbach's Alpha

Kriteria:

  • ≥ 0.70 dianggap memadai.


d. AVE (Average Variance Extracted)

Kriteria:

  • ≥ 0.50 menunjukkan validitas konvergen yang baik.


e. Discriminant Validity

Periksa:

  • Kriteria Fornell–Larcker, atau
  • HTMT (Heterotrait-Monotrait Ratio).

HTMT umumnya diharapkan < 0.85 atau < 0.90, tergantung konteks penelitian.


LANGKAH 10

Bootstrapping

Setelah model pengukuran memenuhi syarat, lakukan uji signifikansi hubungan.

Klik:


Calculate


Pilih:


Bootstrapping


Untuk pemula, gunakan pengaturan default. Banyak penelitian menggunakan 5.000 subsampel bootstrap.

Klik:


Start



LANGKAH 11

Membaca Hasil Bootstrapping

Perhatikan tabel Path Coefficients.

Contoh:

Hubungan

β

t

p

PBL → TL

0.71

8.12

<0.001

TL → CT

0.59

6.88

<0.001

CT → LP

0.67

9.54

<0.001

Interpretasi:

  • β menunjukkan arah dan kekuatan hubungan.
  • Nilai p < 0.05 menunjukkan hubungan signifikan.


LANGKAH 12

Melihat Nilai R²

Contoh:

Variabel

Technology Literacy

0.53

Critical Thinking

0.42

Lesson Plan Design

0.61

Artinya, misalnya, 61% variasi kualitas lesson plan dapat dijelaskan oleh konstruk-konstruk dalam model.


Ringkasan Alur Kerja

Tahap

Tujuan

Import Data

Memasukkan data ke SmartPLS

Buat Konstruk

Membuat variabel laten

Hubungkan Indikator

Menyusun model pengukuran

Hubungkan Konstruk

Menyusun model struktural

PLS Algorithm

Mengevaluasi outer model dan menghitung estimasi awal

Periksa Loading, CR, AVE, HTMT

Menilai validitas dan reliabilitas

Bootstrapping

Menguji signifikansi hubungan

Interpretasi

Menjawab hipotesis penelitian

Agar lebih mudah dipelajari

Untuk seseorang yang benar-benar baru menggunakan SmartPLS, saya menyarankan mempelajarinya dalam urutan berikut:

  1. Mengenal antarmuka SmartPLS (apa fungsi setiap menu dan ikon).
  2. Membangun model dari nol dengan contoh data sederhana.
  3. Memahami evaluasi outer model (loading, CR, AVE, HTMT).
  4. Memahami evaluasi inner model (VIF, path coefficient, R², f², Q²).
  5. Melakukan bootstrapping dan membaca hasilnya.
  6. Menulis hasil SEM-PLS sesuai format artikel ilmiah.

Pendekatan bertahap ini biasanya jauh lebih mudah dipahami dibanding langsung mempelajari semua output SmartPLS sekaligus.

No comments: